<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-34392116</id><updated>2011-04-21T11:37:31.794-07:00</updated><title type='text'>cinta</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>prawira</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15096026025890294017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34392116.post-115828973387350227</id><published>2006-09-14T20:02:00.000-07:00</published><updated>2006-09-14T20:08:53.896-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;strong&gt;KITA MEMANG LUAR BIASA!!!....&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Semua makhluk diciptakan Allah dengan peruntukannya masing-masing. Ada gunung diciptakan untuk menyeimbangkan getaran yang disebabkan pergerakan lempengan bumi yang memang tidak stabil. Ada laut di hamparkan untuk menyeimbangkan tarikan gravitasi bulan sebagai satelit bumi. Ada bulan dijadikan satelit untuk menguatkan bumi agar tidak tertarik oleh gravitasi matahari. Ada hutan di berbagai daratan untuk membersihkan udara yang kita hirup. Ada berbagai hewan diciptakan untuk kebutuhan pangan manusia dan sebagai komoditi yang bernilai jual tinggi. Ada barang-barang tambang untuk kepentingan ekonomis manusia. Tidak akan pernah habis kalau kita jujur menyebutkannya.Semuanya hanya untuk manusia. Bahkan semua isi alam semesta raya sebenarnya diciptakan Allah untuk kita......&lt;br /&gt;Kita memang makhluk istimewa. Makhluk yang paling sempurna yang pernah diciptakan Allah sampai-sampai iblis yang ribuan juta tahun tunduk dan patuh pada Allah menjadi iri dengan status kekhalifahan yang diberikan Allah pada kita, sehingga membuat hidupnya terbuang dari surga firdaus untuk selama-lamanya. Dendam turunan inilah yang seringkali membuat iblis tidak pernah berhenti menjerumuskan kita untuk juga ikut-ikutan berbuat makar pada Allah.Allah adalah satu-satunya Tuhan manusia yang sebenarnya sangat cinta dan sayang pada diri kita. Bahkan ada hikayat dari kitab-kitab klasik tuntunan santri di berbagai pondok pesantren di tanah air yang menggambarkan bahwa senang dan gembiranya Allah bila ada hamba yang bertobat seperti seseorang musafir yang sedang berkelana di tengah-tengah padang pasir lalu kehilangan semua perbekalannya lalu setelah 3 hari tidak makan minum tiba-tiba dia menemukan kembali perbekalannya.Apapun perbuatan kita entah itu mendekat ataupun menjauh dari Nya tetap Allah mengurusi semua kebutuhan kita. Mulai dari kita bangun tidur di pagi hari sampai terlelap lagi di malam harinya, Allah selalu perhatian terhadap segala kebutuhan kita. Tidak pernah Allah itu pilih kasih dalam membagi kasih sayang pada semua makhluknya. Tidak ada istilah like dan dislike seperti yang ada di semua perusahaan dimanapun itu berada. Adalah naif kalau ada perusahaan yang mengklaim dalam dirinya selalu mempertimbangkan keadilan dalam menentukan posisi karyawannya.&lt;br /&gt;Sayang beribu-ribu sayang, limpahan kasih sayang Allah pada manusia tidak pernah membuat kita “tahu diri” dengan membalasnya paling tidak dengan cara melaksanakan perintahNya yang wajib-wajib saja. Kita tidak usah ngomong menjauhi laranganNya la wong menjalankan perintahNya saja kita kadang melakukan dengan ogah-ogahan koq. Kita juga tidak perlu malu mengakui bahwa kadang kita dengan sengaja melanggar laranganNya.....&lt;br /&gt;Maka janganlah menyalahkan Allah apabila semakin banyak kecelakaan terjadi entah itu pesawat terbang yang mendadak mogok di udara, kereta api yang suka berpindah jalur padahal jalurnya ya itu-itu saja,kapal laut yang berubah fungsi jadi kapal selam, angin sepoi-sepoi basah menjadi angin puting belitung,hujan rintik-rintik yang lagunya suka disenandungkan anak-anak menjadi banjir bandang yang memporak porandakan rumah beserta isinya, hutan yang dulunya rimbun menjadi jalur khusus untuk longsoran tanah dari lereng pegunungan yang gundul, gelombang laut yang suka dijadikan arena berselancar oleh para turis mancanegara berubah menjadi tsunami, gunung mulai menampakkan jadi dirinya yang asli dengan memuntahkan awan panas yang lebih dikenal wedhus gembel serta semburan lavanya,gempa tektonik yang seharusnya hanya mengguncangkan daerah lepas pantai dan sekitarnya menjadi guncangan dasyat yang menghancurkan sepertiga wilayah DIY, dan masih banyak lagi rentetan peristiwa yang membuat kita seharusnya berpikir....bahwa semua ini ada penyebabnya.&lt;br /&gt;Karena ada sebab pasti ada akibatnya yang berupa semua bencana alam dan berbagai kecelakaan di darat,laut dan udara.&lt;br /&gt;Ketika ada bencana alam terjadi, semua pada berebutan taqarub pada Allah. Seperti yang kita lihat pada tayangan berita di televisi, banyak orang berlarian dengan menyebut asma Allah entah itu pegawai,pedagang,aparat negara,laki-laki,wanita, serta anak-anak. Semua mencoba menyelamatkan dirinya sendiri dengan cara menjauh dari sumber bencana yang sebenarnya mereka sendiri tidak tahu sumber aslinya ada di mana. Banyak gedung dan pohon roboh berantakan, jalan-jalan retak merekah bagaikan dibelah oleh pedang langit,tapi dimana sumber penyebab itu semua.....?&lt;br /&gt;Sering kita melihat di surat kabar, televisi, radio bahwa banyak keributan politik, kerusuhan antar kelompok, ketidak beresan aparat penegak hukum, dan berbagai masalah rakyat ada di mana-mana. Semua bertambah parah karena terlalu banyak oknum yang “bermain” di dalamnya. Bertambah parah lagi karena di negara kita yang katanya kaya raya tapi juga kaya hutang, pemimpinnya tidak ada yang layak dijadikan teladan bagi masyarakatnya. Semua pemimpin pada asyik dengan urusannya masing-masing. Ada yang sudah mulai bergerilya menimbun harta untuk kepentingan partai dalam menghadapi pemilu yang akan datang, ada yang bertengkar berebut jabatan di partainya masing-masing, ada yang suka berkomentar yang tidak perlu di mass media, ada yang suka mencari popularitas dengan jalan yang tidak patut, masih banyak lagi yang lain yang tidak bisa disebutkan di sini satu persatu. Masyarakat yang pada mulanya diam saja sebagian besar mulai mengikuti apa yang dicontohkan pemimpinnya masing-masing. Maka dimulailah tahapan demoralisasi akhlak dan perilaku yang santun kita sebagai bangsa menjadi perilaku yang urakan sekuler. Dengan dalih demokrasi dan reformasi kita berlari kencang sampai tidak merasakan bahwa sebenarnya kita hanya jalan di tempat.&lt;br /&gt;Sebenarnya inti dari masalah ini lebih disebabkan oleh ketidaktaatan kita sebagai makhluk Allah yang sudah di nash sebagai hamba yang wajib “bersujud” tetapi kita dengan lagak sombong dan pongah seolah menantang Allah bahwa semua ini ada dengan sendirinya. Tidak pernah kita mendengar jabatan, harta, mobil, istri yang cantik, anak yang pandai itu hanya titipan Allah. Yang ada adalah semua milik kita selalu diakui sebagai milik kita sendiri tanpa campur tangan Allah. Padahal semua itu hanya titipan Allah belaka.&lt;br /&gt;Semoga Allah selalu memberikan ilmu dan hidayahNya agar kita selamat sampai ke tujuan akhir kita sebagai wakil Allah di muka bumi ini....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://s27.sitemeter.com/stats.asp?site=s27wagonrrz" target="_top"&gt;
&lt;img src="http://s27.sitemeter.com/meter.asp?site=s27wagonrrz" alt="Site Meter" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34392116-115828973387350227?l=prawiranariyama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/feeds/115828973387350227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34392116&amp;postID=115828973387350227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115828973387350227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115828973387350227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/2006/09/kita-memang-luar-biasa.html' title=''/><author><name>prawira</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15096026025890294017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34392116.post-115828879263839922</id><published>2006-09-14T19:47:00.000-07:00</published><updated>2006-09-15T00:32:59.636-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;strong&gt;ALLAH ITU DEKAT&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang "Aku" maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila berdo'a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka itu beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran ( Al Baqarah: 186)&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat dari pada urat lehernya (Al Qaaf:16)&lt;br /&gt;Pada ayat yang pertama, Allah menyatakan dirinya " dekat", sedangkan pada ayat kedua terdapat isim tafdhil ... untuk menjelaskan lebih dari itu ... yaitu "lebih dekat", artinya Tuhan "berada" setelah anda mengetahui hakikat diri, siapa diri ini sebenarnya, yang mana diri ini … dst. Bagaimana kita akan tahu tempat Allah, sedangkan diri kita saja belum faham … man `arafa nafsahu faqad `arafa rabbahu … barang siapa tahu akan dirinya maka pasti akan tahu Tuhannya".&lt;br /&gt;Kalimat "Aqrabu min hablil warid" … memberikan pengertian bahwa Allah ada diatas hakikat diri manusia bukan didalam hati manusia, juga bukan didalam jiwa manusia. Dia ada didalam dan diluar sekaligus.&lt;br /&gt;Dia meliputi segala sesuatu (Al Fushilat: 54)&lt;br /&gt;Jadi untuk memandang Allah atau menyebut namanya jangan keliru melihat kepada bathin manusia yang seolah-olah Allah bersemayam didalam rongga dada manusia … Akan tetapi lebih dari itu….&lt;br /&gt;Pertanyaan anda mengenai wanahnu aqrabu ilaihi min hablil warid, sebenarnya sudah saya bahas dengan gamblang dan luas ... dilihat dari segi bahasa maupun filsafatnya, saya akan kesulitan membahas ini jika hanya sepotong-sepotong, atau dengan kalimat yang sangat singkat… saya takut menjadi fitnah ... Jika anda serius tolong anda ulangi lagi membaca artikel yang telah saya posting di forum dzikrullah pada bab Membuka Hijab, disana dijelaskan secara terbuka dan tidak ada yang dirahasiakan, … disitu dibahas masalah pertanyaan, dimana Allah? Seperti apa dzat Allah itu ? Bagaimana kita melihat Allah ? …dst&lt;br /&gt;Kalau masih ada kesulitan berkaitan dengan itu semua, Insya Allah saya bersedia menjelaskan kembali ….&lt;br /&gt;Mengenai thariqah … sah-sah saja, asal tidak menyimpang dari ketentuan Alqur'an dan Al hadist, saya setuju. Yang saya tidak setuju, jika mengatakan yang tidak ikut thariqat tertentu tidak diterima Allah amalnya, karena persoalan sanad (silsilah) … Bagaimana jika kita bersandar kepada sumber Alqur'an yang dijamin kebenarannya ?&lt;br /&gt;Mengenai mursyid, ... selama anda tidak menganggap beliau sebagai penghubung roh anda atau wasilah menuju Allah, … boleh saja. Jadikanlah beliau sebagai panutan ... bukan kultus, … sebab bisa-bisa menjadi syirk, jika harus membayangkan sang guru (mursyid) saat hendak berdziklir kepada Allah. Hilangkan, atau nafikan siapa saja selain Allah.&lt;br /&gt;… Laa ilaha illallah Muhammadar Rasulullah …&lt;br /&gt;Rasulullah hanya sebagai abdi Tuhan, dan sebagai pemberi peringatan, … dan Rasulullah tidak mampu membuka hidayah pamannya sendiri. Nabi Nuh tidak mampu memberi hidayah kepada anaknya yang kafir.&lt;br /&gt;innaka latahdi man ahbabta ….sesungguhnya kamu tidak akan bisa memberikan hidayah kepada orang yang kamu cintai sekalipun (Al Qashas: 56), yang kita bisa hanyalah mendo'akan, bukan membuka jalan menuju Allah&lt;br /&gt;Ihdinash shiraathal mustaqiem … tunjukkan Kami jalan yang lurus … mintalah petunjuk atau hidayah langsung kepada Allah, … seperti hendak shalat, … shalat merupakan thariqah yang sempurna, maka lakukanlah shalat dengan sungguh-sungguh maka anda akan menemui Tuhan dengan selamat … tidak ada keraguan atas thariqah yang satu ini, ... dan diterima diseluruh kalangan aliran Islam … akan tetapi shalat tidak akan mendapat manfaat apa-apa, jika didalam melakukannya tidak mengerti ilmunya ... bukan asal shalat …&lt;br /&gt;Saya justru ingin melestarikan thariqah shalat, karena shalat itu mi'rajnya orang mukmin …dan merupakan ajang mujahadah secara langsung tanpa melalui perantara siapa saja … kita berhubungan dengan Allah sendiri-sendiri walaupun kita shalat berjamaah, … inna shalati wanusuki wamah ya ya wa mamati lillahirabbil `alamin …&lt;br /&gt;Saya setuju dengan ilmu tasawuf, … karena tasawuf merupakan jalan rohani yang penting di amalkan … dan tasawuf bukan ajaran baru, akan tetapi tasawuf merupakan kumpulan amalan-amalan sunnah yang ditekuni sampai menghasilkan mukasyafah atau tersingkapnya firman-firman Allah Swt.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kalau anda shalat, berarti thariqat kita sama …mursyidnya adalah Allah, ... karena Dia-lah yang menunjukkan jalan rohani (Ar Rasyid … ihdinash shiratal mustaqiem …shirathalladzina an'amta `alaihim ghairil maghdhubi `alaihi waladhdholin&lt;br /&gt;Saya tidak bermaksud mengatakan thariqah-thariqah itu salah, …akan tetapi saya hanya ingin lebih memperhatikan shalat, karena shalat merupakan jalan yang terbaik dan mudah ketimbang jalan yang lainnya …. Hanya saja kita kurang serius dan menyadari, bahwa kita sebenarnya sedang bertemu dengan Allah dalam shalat ….&lt;br /&gt;Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu' yaitu orang-orang yang meyakini, bahwa mereka menemui Tuhannya, dan bahwa mereka kembali kepada-Nya ( Al Baqarah :45-46)&lt;br /&gt;Begitulah pendapat saya mengenai thariqah, sekali lagi saya sangat setuju dengan thariqah yang mu'tabarah sesuai dengan sunnah nabi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Disarikan kembali dr Ustads Abu Sangkan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://s27.sitemeter.com/stats.asp?site=s27wagonrrz" target="_top"&gt;
&lt;img src="http://s27.sitemeter.com/meter.asp?site=s27wagonrrz" alt="Site Meter" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34392116-115828879263839922?l=prawiranariyama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/feeds/115828879263839922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34392116&amp;postID=115828879263839922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115828879263839922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115828879263839922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/2006/09/allah-itu-dekat-dan-apabila-hamba.html' title=''/><author><name>prawira</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15096026025890294017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34392116.post-115822945432354062</id><published>2006-09-14T03:20:00.000-07:00</published><updated>2006-09-14T03:24:14.333-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hai...hai...di tengah jaman yg semakin rusak ini saya hanya menginginkan kita sebagai ras manusia yg dianugerahi akal fikiran dapat terus melestarikan nilai-nilai cinta yg universal diantara sesama umat manusia dan juga kepada semua makhluk ciptaan Allah azza wa jalla.&lt;br /&gt;Semoga kita selalu diberkahi dan dirahmatiNya......Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://s27.sitemeter.com/stats.asp?site=s27wagonrrz" target="_top"&gt;
&lt;img src="http://s27.sitemeter.com/meter.asp?site=s27wagonrrz" alt="Site Meter" border="0"/&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34392116-115822945432354062?l=prawiranariyama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/feeds/115822945432354062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34392116&amp;postID=115822945432354062' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115822945432354062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34392116/posts/default/115822945432354062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prawiranariyama.blogspot.com/2006/09/hai.html' title=''/><author><name>prawira</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15096026025890294017</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
